Archive for August, 2007

ban bocor…subhanallah

Tuesday, August 28th, 2007

Sore itu aku agak-agak sensi.. 2 jam sebelumnya "bos" memberitahu, kalau hari ini pukul 14.45 aku harus ketemu "klien". Perjalanan dari kantor ke lokasi memakan waktu 30- 45 menit. Begitu mendengarnya…aku sudah agak-agak sensi..sudah membayangkan akan nabrak sholat ashar, dan pasti telat sholatnya…"masa sih kita pergi nabrak sholat ashar gitu, apalagi nantinya bakalan deh sampai jam 5 atau jam setengah 6 sore", gumamku saat itu.

Di kepalaku sudah tergambar planning, setelah sampai disana,aku akan minta izin ke klien untuk "nunut" sholat ashar. Yah..nggak pa-pa deh telat setengah jam daripada nanti sholatnya menanti konsultasi dengan klien selesai. Dengan hati yang agak berat..berangkatlah aku…

Perjalanan terasa berat..jelaslah karena berangkat dengan berat pula. Sampai akhirnya di suatu tempat..500 m dari lokasi janjian dengan klien, aku mulai merasakan ada yang tidak beres dengan motorku…ban depannya kok aneh.Terasa oleng pelan-pelan….sampai akhirnya aku tahu kalau ban motor depanku bocor…

Untung nggak sampai jatuh, coz sudah was-was dan jaga-jaga kalau dugaanku semula bener (banku bocor), akupun mengendarainya tidak lebih dari 40 km/jam. Alhamdulillah…nggak jatuh..

Dan betapa surprisenya aku, karena ban motor itu bener-bener habis ketika sampai di bengkel temen seaktivitasku. Yah…bengkel milik ayah dan om dia. Subhanallah….hanya berjarak 300 meter dari lokasi janjian..

Kesempatan ini tidak kusia-siakan, aku sambangi rumahnya, dan kebetulan sekali dia baru aja pulang dari kampus..Duh..bahagianya hati ini.. waktu itu 25 menit berlalu dari aku berangkat. Dan aku bisa menjalankan sholat ashar dengan mengurangi keterlambatan menunaikannya. Karena ban bocor ini pula, alasanku terlambat bisa sangat dimaklumi oleh bos dan klien..

Subhanallah..Rabbi,terimakasih atas semua ini…yang hanya dapat terjadi karena izin-Mu.

kapitalis insyaf

Wednesday, August 1st, 2007

Dua kata ini aku dapatkan pertama kali dari temenku, citra, dia saat ini sudah pesen 1 kursi di GSP untuk tanggal 15 agustus nanti. Met menanti ya cit…

Dua kata ini pula untuk kedua kalinya aku dapatkan,tapi bukan dari temen sesama mahasiswa, kata ini jadi julukanku sekarang saat aku sedang mengerjakan skripsiku.

Jika dulu,citra, dapat julukan itu karena tema syari’ahnya, sekarang aku dapat julukan itu karena tema skripsiku "merakyat banget"-begitu biasanya sang dosen mengatakan.

Ya..aku mengambil tema tentang koperasi di Indonesia.Hidup matinya, kembang kempisnya koperasi di Indonesia.

Kita sama-sama tahu  kalau koperasi selalu disebut-sebut sebagai soko guru perekonomian di Indonesia, namun pada kenyataannnya yang kita lihat selama ini koperasi tidak ada gaungnya sama sekali. Jarang sekali kita lihat, dengar koperasi yang dapat "menghidupi hajat hidup orang banyak" atau minimal anggota koperasinya…

Belum pernah dalam sejarah kita mendapat cerita heroiknya pejuang koperasi hingga succes story koperasi. Sangat disayangkan jika sebuah cita-cita besar dan misi koperasi ini akhirnya lenyap karena kita yang tidak mempunyai perhatian kesana.

Aku jadi ingat,saat beberapa bulan yang lalu mengikuti diklat audit koperasi untuk para pengawas koperasi. Aku menjadi peserta termuda dari keseluruhan peserta dan panitia. Mereka rata-rata berumur 45 tahun ke atas. Dan pada saat itulah aku berpikir seandainya yang berada pada forum ini adalah kaum muda maka pasti akan lebih produktif, semangat juang kaum muda untuk mengembangkan koperasi pastinya akan jadi bara api bagi koperasi Indonesia.

Sampai kapankah koperasi harus menanti kaum muda memperjuangkannya??sampai kapankah indonesia menanti banyaknya pemuda-pemudi,para kapitalis-kapitalis insyaf..