tuk jundi-jundi kecilku tersayang (part 2)

Hari kedua…..masih sama..,

karena aku belum menemukan metode yang tepat

untuk bisa menjadi sahabat nona-nona dan tuan-tuan kecil itu.

Hanya saja…untuk hari kedua ini,

akhirnya mereka kuajak untuk membaca

surat

Al-Ikhlas dan An-Naas.

Lucu..banget.. ketika pandanganku tertuju

pada skumpulan santri yang umurnya masih 3 dan 4 tahun,

yang memang mereka duduknya berdekatan.

Di saat temen-temen yang lain membaca

surat

pendek,

mereka menyanyi lagu pelangi-pelangi……..

bener-bener uji kesabarannnn…

Hari ketiga, berbasis pengalaman hari pertama dan kedua,

akhirnya kuputuskan

untuk membawa wireless kecil dari rumahku

untuk membantu agar suaraku tidak habis

saat mengajar anak-anak lucu itu……

dan alhamdulillah terbantu dengan

tidak harus banyak menghabiskan energi melalui suara.

Nah setelah mereka baca iqro’ seperti biasa,

mereka yang sudah selesai duluan (karena metodenya baca satu anak-satu anak), akan lari ke lapangan basket dan bermain sepedaan,

bermain pasaran masak-masakan, lari-larian.

Hingga saat semua selesai…

aku harus memanggil mereka kembali ke serambi masjid

Tahukan teman???

kami ustadz-ustadzah TPA khusus iqro’ 1 dan 2 ini,

harus ikut sepedaan, lari-larian,

karena semakin dikejar, semakin mereka a

kan membuat kita berlarian bersama mereka……

Setelah duduk manis……

kuajak mereka mambaca surat al-fatihah dan 2 surat pendek,

kubenarkan lafal tsa, yang dibaca sa oleh mereka

dan 1 lagi kuajari mereka menyanyikan lagu ini,

yang sampai harus 6 kali aku nyanyikan dulu

baru mereka bisa ngikutin,

yang liriknya diambilkan dari lagu satu-satu

satu satu aku cinta Allah

dua dua cinta Rasulullah

tiga tiga cinta ibu bapak

satu dua tiga jalan masuk surga

sudah selesaikah??

ini belum selesai teman….setelah ditutup…maka pasti akan ada suara

“mbak….tasku mana?

Sandalku hilang, dimana…hiks..hiks..”

Bukuku dimana,

Hua..hua..hua.., tangisan bingung dari anak-anak usia batita..

Bu guru………aku marah sama bu guru…

kok bukan aku duluan yang disuruh pulang,

kan

aku paling anteng…

Mbak…ustadz….bu guru…….dan lain-lain sebagainya….

Tapi teman..dibalik kerepotan ini,

aku selalu senang bertemu mereka.

Aku selalu menantikan kejadian apa lagi yang akan terjadi esok hari,

ketika aku bertemu dengan mereka.

Sungguh tingkah mereka membuatku selalu kangennn berat pada mereka.

Meski repot, tapi mereka yang bisa menghilangkan penatku sepulang kerja,

meski dengan kehabisan suara

merekalah yang membuatku bisa tertawa…lepassss…

melihat ucapan polos.

Meskipun mereka cengeng

merekalah yang dapat menguji kesabaranku

dan semakin mengingatkanku pada-Nya,

karena hanya atas kebesaran-Nya lah

tercipta jundi-jundi kecil nan nggemesin ini.

Dan satu lagi..yang sering aku bayangkan…

pada setiap kali aku memperhatikan mereka,menatap mereka tanpa mereka tahu…akan jadi seperti apakah mereka 15-20 tahun kelak……

Buat elsa, alya, ghefira, sita, lisa, nisa, ais, aisyah,

bryan, adit, rangga, liki, ian,fauzan,raditya

dan 20 jundi-jundi kecilku……

semoga Allah akan senantiasa melindungi kalian

dari tangan-tangan

orang yang ingin jauhkan kalian dari Islam…

Dan sungguh…aku telah jatuh cinta dengan kalian………

Leave a Reply